Strategi Broadcast Promo Ramadan & Waktu Terbaiknya
TL;DR: Keterangan Singkat
Masyarakat aktif berbelanja ketika sahur (02:00 - 05:00)
Konsumen mulai mencari kebutuhan idul fitri dari 2 minggu sebelumnya
Riset menyatakan akan terjadi pergeseran perilaku masyarakat selama bulan Ramadan, pergeseran perilaku ini juga memengaruhi bagaimana masyarakat berbelanja dan mengalokasikan waktu dan uang mereka.
Momentum penting di bulan Ramadan menjelang Idul Fitri
Penting bagi bisnis untuk dapat beradaptasi dengan perubahan waktu dan juga pola konsumsi yang terjadi di masyarakat. Kami telah merangkum* sejumlah hal penting, seperti waktu, peak season, dan momen yang akan menjadi kunci selama Ramadan:
Masyarakat aktif berbelanja ketika sahur (02:00 - 05:00)
Belanja di jam kerja atau siang hari (10:00 - 14:00)
Konsumen mulai mencari kebutuhan idul fitri dari 2 minggu sebelumnya
Key momentum untuk promo esktra: THR & payday
(*Inmobi, The Marketer’s Guide to Ramadan 2024.
YouGov, Indonesia’s 2024 Tunjangan Hari Raya outlook, YouGov, Februari 2024.)
Itu tadi beberapa waktu penting untuk menjadi perhatian bagi Anda para pemilik bisnis. Lantas, apa langkah selanjutnya dan strategi baru apa yang bisa Anda implementasikan di tengah perubahan perilaku selama bulan Ramadan ini?
Touch point penting untuk berbelanja
Perlu dipahami bahwa diversifikasi touch point penting untuk menjemput 'bola', memahami di mana konsumen berbelanja juga menjadi kunci kesuksesan campaign Ramadan Anda.
Kombinasi digital touch point dan offline touch point adalah kombinasi yang ideal untuk mendapatkan perhatian dari konsumen, namun apabila bisnis Anda masih berfokus pada digital terdapat beberapa preferensi channel konsumen Indonesia, seperti di bawah ini.
Media sosial dan juga WhatsApp menjadi salah satu preferensi masyarakat dalam berbelanja, sering kali bisnis hanya berfokus pada media sosial saja, namun mengesampingkan strategi lainnya seperti memanfaatkan WhatsaApp dengan broadcast promo-nya.
Broadcast promo adalah salah satu cara untuk mengirimkan pesan promosi secara massal ke pelanggan atau audiens tertentu. Berbeda dengan pesan pribadi, broadcast promo memungkinkan bisnis untuk mengirimkan informasi terkait produk, layanan, atau penawaran khusus secara bersamaan kepada banyak orang dalam waktu singkat. Penggunaan platform seperti WhatsApp, email, dan media sosial sangat umum digunakan untuk melakukan broadcast promo.
Tips broadcast promo Ramadan yang efektif
Selain memilih waktu yang tepat, ada beberapa tips yang dapat meningkatkan efektivitas broadcast promo Anda selama Ramadan:
1. Buat segmentasi untuk broadcast
Dengan segmentasi yang tepat, Anda tidak hanya sembarang mengirim pesan. Segmentasi yang tepat dapat meningkatkan kemungkinan konversi, segmentasi dapat Anda buat berdasarkan:
Riwayat pembelian sebelumnya
Usia & gender
Preferensi produk
2. Personalisasi dan relevansi
Jangan gunakan pesan yang terasa seperti "robot". Ramadan adalah bulan yang penuh kehangatan dan kebersamaan. Mulailah pesan dengan sapaan yang hangat yang personal dan relevan dengan segmentasi profil pelanggan yang akan Anda kirim—personalisasi pada pesan dapat meningkatkan open rate pesan Anda.
Contoh: "Selamat menunaikan ibadah puasa, Kak [Nama]! Agar buka puasa nanti lebih praktis, kami punya penawaran spesial untukmu..."
3. Gunakan teknik scarcity (kelangkaan)
Ciptakan efek Fear of Missing Out (FOMO) atau rasa takut ketinggalan. Karena banyaknya promo di luar sana, Anda harus memberikan alasan mengapa pelanggan harus membeli sekarang.
Gunakan batas waktu: "Diskon hanya berlaku hingga waktu berbuka puasa tiba!"
Gunakan kuota: "Hanya untuk 50 pembeli pertama hari ini."
4. Visual yang menarik dan Call to Action (CTA) jelas
Pastikan Anda menyertakan gambar atau video pendek yang estetik dengan nuansa Ramadan (seperti ikon bulan sabit, ketupat, atau warna-warna lembut). Selain itu, pastikan instruksi selanjutnya sangat mudah.
Hindari: "Cek produk kami di website sekarang." Gunakan: "Klik tombol di bawah ini untuk klaim voucher gratis ongkir sekarang! [Link]"
5. Jangan spam pesan
Hati-hati agar Anda tidak mengirimkan broadcast promo terlalu sering. Jika Anda terlalu sering mengirim pesan, pelanggan bisa merasa terganggu. Tentukan frekuensi yang tepat dan pastikan pesan Anda benar-benar relevan dan bermanfaat bagi mereka.
Semakin sering Anda broadcast, ada kemungkinan WhatsApp Anda akan terblokir, utamakan melakukan broadcast di waktu di mana konsumen Anda aktif berbelanja—tidak perlu mengirim broadcast setiap hari hanya untuk mendorong penjualan.
Kesimpulan
Strategi broadcast Ramadan yang efektif adalah kombinasi antara ketepatan waktu, relevansi konten, dan kemudahan transaksi. Dengan menyentuh sisi emosional pelanggan dan memberikan solusi di saat yang tepat, Anda dapat memaksimalkan strategi kampanye Ramadan Anda.
Dapatkan insight menarik lainnya seputar Ramadan & template untuk menjalankan broadcast promo Anda melalui tautan di bawah ini.
Download Guidebook untuk Campaign Ramadan Anda
Dapatkan insight, tips, timeline, dan template untuk kirim broadcast Ramadan Anda sekarang
Bagikan Artikel
